Ingin Tinggal di Kampung, Namun Gak Mau Sunyi? Ikuti Ormas Bisa Jadi Solusi

- April 11, 2018
ilustrasi
KAWAN JULKIFLI MARBUN -- Banyak faktor yang membuat seseorang akhirnya memilih untuk tinggal di kampung halaman. Mulai dari kewajiban membantu orang tua, menjaga orang tua yang tidak mau pindah tempat dan lain sebagainya.

Bila seseorang akhirnya diharuskan untuk tinggal di kampung halaman, satu hal yang dipastikan adalah tersedianya mata pencaharian untuk survive. Jika mengandalkan tabungan dan bagi hasil usaha di perantauan, bila ada, dianggap kurang mencukupi.

Hal itu dapat dilakukan dengan melihat peluang usaha, bertani dan lain sebagainya. Syukur-syukur di tempat anda mempunyai peluang kerja perusahaan, instansi, kontributor media dan lain sebagainya.

Bila hal primer ini sudah dapat diatur, maka kegiatan sosial yang layak diincar untuk mengusir kesunyian di desa adalah dengan mengikuti organisasi yang sudah ada, partai maupun pengajian-pengajian, karang taruna dll.

Hanya saja semua ini kadangkala sudah penuh. Maka tak salah membuat yang baru. Misalnya membuat komunitas sendiri atau dengan membuka cabang ormas yang sudah ada di tingkat nasional.

Berikut ormas yang layak anda geluti:

1. MUI

Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Pakkat (ilustrasi)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempunyai cabang sampai tingkat kecamatan. Kegiatan ini cocok bagi anda yang memutuskan pensiun di kampung halaman. Artinya anda sudah cukup berumur dan memiliki kematangan selain tentunya mempunyai kualifikasi yang dibutuhkan.

2. NU

NU di Pakkat (ilustrasi)

Muslimat NU di Pakkat (ilustrasi)


Anda juga bisa membuka anak cabang NU di kecamatan anda. Nahdlatul Ulama mempunyai berbagai organisasi otonom, mulai dari ISNU, GP Ansor, Muslimat NU dan lain sebaginya.

Jadi bila sudah ada kepengurusan GP Ansor, anda bisa memilih yang vakum seperti ISNU dll.

3. Muhammadiyah

Muhammadiyah di Pakkat (ilustrasi)
Sebagaimana NU, bagi daerah yang banyak Muhammadiyahnya, bisa juga beberapa kepengurusan di organisasi ini.

4. Al Washliyah

Al Washliyah di Pakkat (ilustrasi)
Al Jamiyah Al Washliyah juga layak dilirik karena mempunyai kegiatan dan badan otonom di bawahnya.

5. IPI

Ikatan Pesantren Indonesia di Humbang Hasundutan (ilustrasi)
Ikatan Pesantren Indonesia dapat dipilih jika anda memutuskan mendirikan pesantren di tempat anda.

6. JBMI

JBMI di Humbang Hasundutan (ilustrasi)

Pemuda JBMI di Humbang Hasundutan (ilustrasi)

Jamiyah Batak Muslim Indonesia dapat dipilih dalam masyarakat Batak Muslim. JBMI juga mempunyai sayap kepemudaan bernama DPP Pemuda JBMI. Anda dapat mengusulkan pendirian DPC atau Pengurus Anak Cabang untuk tingkat kecamatan.

7. IPHI

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Pakkat (Ilustrasi)

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dapat diikuti bila anda sudah pernah menunaikan ibadah haji.

8. PHBI

Panitia Hari Besar Indonesia (PHBI) (ilustrasi)
Ikut dalam berbagai kegiatan PHBI juga dapat dibuat sebagai pilihan

9. BAZNAS

BAZNAS Humbang Hasundutan (ilustrasi)


10. Dan lain sebagainya untuk menyalurkan hobbi, misalnya sahabat pena, ikatan petani dan lain  sebagainya.
Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Humbang Hasundutan (ilustrasi)
Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Humbang Hasundutan (ilustrasi)
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Pakkat (ilustrasi)
Perkumpulan Pengusaha & Profesional Nahdliyin (P3N) Humbang Hasundutan (ilustrasi)
Dewan Masjid Indonesia (DMI) ilustrasi




Baca: Lima Manfaat Mengikuti Organisasi
Baca: Beberapa Manfaat Mengikuti Kegiatan Organisasi Kemasyarakatan

Saran ini membuat percontohan di Pakkat. Untuk situasi dan tempat yang berbeda kiranya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bagi yang ingin pensiun atau pensiun dini. Semoga bermanfaat.

Salam..


ilustrasi

Advertisement